ALGORITMA JODOH SUKU JAWA

KONTEKS:

Minggu pon 27 mart 2005 = 12

Senin wage 2 Agustus 1999 = 8

ketemu 20

Tabel Hari Pasar Dan Neptu

Misalkan seorang laki-laki yang lahir pada 2 Agustus 1999 menikah dengan perempuan kelahiran 27 Mart 2005,

Maka penghitungannya adalah sebagai sebagai berikut

Pengantin laki-laki 20 April 1990, wetonnya adalah Senin wage, yang berarti Senin (4), dan Wage (4), sehingga total 4+4 = 8

Pengantin perempuan 27 Mart 2005, wetonnya adalah Minggu Pon, yang bearti Minggu (5),dan Pon (7), sehingga total 5 + 7 = 12

Tabel Hasil Penjumlahan Weton

Penggabungannya adalah 8 + 12 = 20, maka jatuh pada TOPO, sehingga pasangan tersebut Bertirakat.

Pasangan ini akan sering mengalami kesusahan di awal-awal membina rumah tangga, namun pada akhirnya akan bahagia.

Kemudian cara penghitungan yang kedua adalah dengan cara menghitung sisa dari hasil bagi 10 atau 7,

dengan penjelasan sebagai berikut:

1. Sisa 1 = Wasesa Segara, yangb erarti rumah tangga pasangan ini dipercaya sebagai sosok yang baik perwatakannya, pemaaf dan mempunyai wibawa, selain itu juga akan rukun selalu.

2. Sisa 2 = Tunggak Semi, memiliki arti bahwa pasangan ini mudah mencari rejeki, dan memiliki banyak anak, namun pasangan ini mudah jatuh sakit.

3. Sisa 3 = Satriya Wibawa, memiliki arti bahwa pasangan suami istri ini akan hidup berlimpah.

4. Sisa 4 = Sumur Sinaba, yang memiliki arti pasangan ini sering menjadi penolong orang lain, dengan sering dijadikan penasehat bagi keluarga lain.

5. Sisa 5 = Satria Wirang. Memiliki arti bahwa pasangan ini akan mengalami kesusahan dengan  mengalami kekurangan secara finansial.

6. Sisa 6 = Bumi Kepetak, memiliki arti sebagai pasangan yang tertutup tetapi rajin bekerja. Cukup dalam penhasilan, namun kurang dalam bersosialisasi

7. Sisa 7 = Lebu Ketiup Angin, diartikan bahwa psangan ini sering mendapat kesusahan, semua cita-citanya sulit terkabul dan kehidupan tidak menentu.

Misalkan pasangan dalam contoh pertama diatas dihitung dengan algoritma kedua ini dapat diartikan sebagai berikut:

Jumlah weton adalah 20, dan 20/7 = sisa 6, maka memiliki arti Bumi Kepetak, sehingga pasangan tersebut pasangan yang tertutup tetapi rajin bekerja. Cukup dalam penghasilan, namun kurang dalam bersosialisasi

Dalam penghitungan metode ini pasangan tersebut memiliki satu hasil peramalan, yaitu Bumi kepetak, dan keduanya akan berjalan dengan bersamaan.

Demikian artikel dari saya tentang algoritma jodoh Suku Jawa, dimana ada beberap ametode lain, namun saya hanya membahas 2 diantaranya saja.

Saya tidak bermaksud untuk mempengaruhi atau apapun, namun artikel saya ini hanyalah memberikan deskripsi tentang tata cara Orang jawa dalam menghitung peruntungan. Untuk jodoh semua telah di tangan Tuhan, dan kehidupan manusia sesuai dengan perbuatan yang dilakukannya, saya rasa tidak fair apabila ada dua orang yang saling mencintai gagal menikah hanya berdasarkan hitung-hitungan weton. Sekali lagi saya hanya memberikan penjelasan dan menjaga budaya saja, namun bagi yang percaya ya silahkan, dan yang tidak percaya juga silahkan.  Semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

(Tutorial ) Aplikasi perekam layar android tanpa root. (Untuk Android LOLIPOP keatas)

SANTRI INDONESIA IKU JHADUK JHADUK"